Ringkasan Eksekutif
Pengukuran kepuasan mahasiswa pada Semester Ganjil 2025/2026 memperlihatkan sebuah pergeseran pola yang menarik dibandingkan dengan semester-semester sebelumnya. Kepuasan terhadap layanan administrasi akademik terus menguat hingga mencapai nilai tertinggi sepanjang periode pengamatan dan untuk pertama kalinya menjadi objek dengan kepuasan tertinggi di antara ketiga objek. Sebaliknya, kepuasan terhadap kinerja mengajar dosen mengalami penurunan setelah beberapa semester menanjak, sedangkan kepuasan terhadap sarana dan prasarana bergerak sedikit menguat dan kembali stabil. Nilai gabungan Tingkat Kepuasan Mahasiswa pada semester ini tercatat 82,42, lebih rendah dibandingkan dua semester sebelumnya, terutama karena aspek-aspek penyusunnya sebagian besar bersumber dari penilaian kinerja dosen yang sedang menurun. Laporan ini menyoroti dua hal utama, yaitu pergantian posisi antara objek layanan administrasi dan kinerja dosen, serta penurunan kinerja dosen yang perlu ditelaah lebih lanjut agar dapat dipastikan apakah bersifat sementara atau menunjukkan kecenderungan yang lebih panjang.
I. Latar dan Tujuan
1.1 Latar Belakang
Penilaian mahasiswa atas layanan yang mereka terima merupakan sumber informasi yang tidak tergantikan dalam menjaga dan meningkatkan mutu program studi. Melalui pengukuran yang dilakukan secara berkala pada setiap akhir semester, program studi dapat memantau denyut mutu layanannya secara berkelanjutan, mengenali capaian yang perlu dipertahankan, sekaligus menangkap perubahan yang menuntut perhatian sedini mungkin. Laporan ini menyajikan hasil pengukuran untuk Semester Ganjil 2025/2026 dan membacanya dalam kaitan dengan hasil pada empat semester sebelumnya, agar setiap perubahan dapat dimaknai secara kontekstual dan tidak berdiri sendiri.
1.2 Tujuan dan Manfaat
Laporan ini bertujuan menyajikan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap tiga objek layanan, yaitu kinerja mengajar dosen, layanan administrasi akademik, serta sarana dan prasarana, baik pada tataran tiap aspek maupun pada nilai gabungannya, serta menelusuri perkembangannya dari waktu ke waktu. Manfaat utama yang diharapkan adalah tersedianya dasar yang objektif dan berbasis bukti bagi program studi untuk mengambil keputusan perbaikan, khususnya pada objek dan aspek yang menunjukkan gejala perubahan.
II. Metode Pengukuran
Objek & Instrumen
- Tiga objek: Kinerja dosen, Layanan admin akademik, Sarana & prasarana.
- Instrumen resmi UNS (UN27/F-01/M.SN/E/PD).
- Skala 4 tingkat (Sangat Tidak Baik hingga Sangat Baik).
Pelaksanaan Survei
- Responden: 180 Mahasiswa
- Pelaksanaan: Januari 2026
- Metode: Pengisian mandiri menjelang berakhirnya semester.
2.1 Objek dan Dimensi Penilaian (SERVQUAL)
Pengukuran menggunakan pendekatan SERVQUAL yang meninjau mutu layanan melalui lima dimensi, yaitu Reliability yang menyangkut keandalan, Responsiveness yang menyangkut daya tanggap, Assurance yang menyangkut kepastian dan rasa percaya, Empathy yang menyangkut kepedulian, serta Tangible yang menyangkut kondisi fisik fasilitas. Kinerja mengajar dosen dan layanan administrasi akademik ditinjau melalui empat dimensi yang disebut lebih dahulu, sementara sarana dan prasarana ditinjau melalui dimensi Tangible.
2.4 Teknik Analisis (Rumus TKM):
Nilai gabungan TKM diperoleh sebagai rata-rata dari lima aspek, yaitu TKM1 sampai TKM5, dengan empat aspek pertama bersumber dari penilaian kinerja mengajar dosen dan aspek kelima bersumber dari penilaian sarana dan prasarana. Nilai TKM bergerak pada rentang 25 sampai 100.
Kinerja Dosen
82.09%
Layanan Admin
85.72%
Sarana & Prasarana
83.72%
Rata-rata 5 Aspek
82.42%
III. Hasil Pengukuran per Objek
3.1 Kinerja Mengajar Dosen
| No. | Aspek | Nilai TKM (%) |
|---|---|---|
| 1 | Reliability | 81.89 |
| 2 | Responsiveness | 83.65 |
| 3 | Assurance | 81.50 |
| 4 | Empathy | 81.33 |
| Rata-rata | 82.09 | |
Kepuasan mahasiswa terhadap kinerja mengajar dosen pada semester ini memperoleh rata-rata 82,09, menurun dibandingkan dua semester sebelumnya yang sempat menanjak. Yang menarik dan perlu dicermati bukan hanya penurunan nilainya, melainkan juga perubahan susunan antar-dimensinya. Pada semester ini dimensi Responsiveness justru menempati posisi tertinggi dengan nilai 83,65, sementara dimensi Reliability, Assurance, dan Empathy yang pada semester-semester sebelumnya menjadi kekuatan utama, kini berada pada kisaran yang lebih rendah.
3.2 Layanan Administrasi Akademik
| No. | Aspek | Nilai TKM (%) |
|---|---|---|
| 1 | Reliability | 87.77 |
| 2 | Responsiveness | 84.02 |
| 3 | Assurance | 85.84 |
| 4 | Empathy | 85.25 |
| Rata-rata | 85.72 | |
Kepuasan terhadap layanan administrasi akademik pada semester ini memperoleh rata-rata 85,72, yang merupakan capaian tertinggi bagi objek ini sepanjang pengamatan dan sekaligus menempatkannya sebagai objek dengan kepuasan tertinggi pada semester ini. Dimensi Reliability tampil sangat menonjol dengan nilai 87,77.
3.3 Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang ditinjau melalui dimensi Tangible memperoleh nilai 83,72 pada semester ini. Nilai pada semester ini sedikit menguat dibandingkan semester sebelumnya, sehingga gejala melandai tipis yang sempat terlihat pada semester lalu tidak berlanjut, dan kepuasan atas fasilitas kembali bergerak stabil pada kisaran yang telah terbentuk sejak awal periode.
3.4 Nilai Gabungan Lima Aspek
| Kode | Aspek | Nilai TKM (%) |
|---|---|---|
| TKM1 | Reliability | 81.89 |
| TKM2 | Responsiveness | 83.65 |
| TKM3 | Assurance | 81.50 |
| TKM4 | Empathy | 81.33 |
| TKM5 | Tangible | 83.72 |
| Tingkat Kepuasan Mahasiswa (TKM) | 82.42 | |
Nilai gabungan TKM pada Semester Ganjil 2025/2026 tercatat 82,42, lebih rendah dibandingkan dua semester sebelumnya. Penurunan ini perlu dibaca secara cermat. Karena empat dari lima aspek penyusun nilai gabungan bersumber dari penilaian kinerja mengajar dosen, maka menurunnya kepuasan terhadap dosen pada semester ini secara langsung menarik turun nilai gabungannya. Sebaliknya, penguatan yang terjadi pada layanan administrasi akademik, tidak ikut terwakili dalam nilai gabungan karena tidak menjadi sumber aspeknya.
IV. Perkembangan Kepuasan Antarwaktu
Untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh, nilai rata-rata kepuasan pada ketiga objek beserta nilai gabungan TKM disandingkan dengan empat semester sebelumnya, sebagaimana tampak pada tabel berikut.
| Objek Layanan | Ganjil 23/24 | Genap 23/24 | Ganjil 24/25 | Genap 24/25 | Ganjil 25/26 |
|---|---|---|---|---|---|
| Kinerja mengajar dosen | 82.92 | 82.45 | 84.53 | 85.44 | 82.09 |
| Layanan admin akademik | 83.16 | 82.82 | 83.51 | 84.35 | 85.72 |
| Sarana dan prasarana | 83.34 | 84.38 | 83.33 | 83.11 | 83.72 |
| TKM lima aspek | 83.00 | 82.84 | 84.29 | 84.98 | 82.42 |
Rangkaian lima semester ini memperlihatkan tiga lintasan yang berbeda karakter. Kepuasan terhadap layanan administrasi akademik menampilkan lintasan menaik yang paling konsisten dan meyakinkan, bergerak naik hampir pada setiap semester hingga mencapai posisi tertinggi dan memimpin pada semester ini. Kepuasan terhadap kinerja mengajar dosen memperlihatkan lintasan yang berbentuk naik lalu turun. Sementara itu, kepuasan terhadap sarana dan prasarana bergerak paling datar, berfluktuasi tipis pada kisaran yang sempit sepanjang periode.
V. Pembahasan dan Interpretasi
Dua fenomena menjadi inti dari hasil semester ini, yaitu menguatnya layanan administrasi hingga memimpin dan menurunnya kepuasan terhadap kinerja dosen. Keduanya perlu dimaknai secara berimbang. Keberhasilan layanan administrasi mencapai posisi tertinggi merupakan buah dari perbaikan yang berlangsung konsisten dan menyeluruh pada seluruh dimensinya, dan hal ini layak menjadi rujukan mengenai bagaimana perbaikan yang bertahap namun terus-menerus dapat mengangkat mutu sebuah objek layanan dari posisi menengah menjadi yang terdepan.
Adapun penurunan kepuasan terhadap kinerja dosen perlu ditelaah dengan hati-hati dan tidak ditafsirkan secara berlebihan hanya dari satu semester pengamatan. Temuan ini memberi arah yang cukup spesifik bagi perbaikan, yaitu pada konsistensi penyampaian materi sesuai rencana pembelajaran, kejelasan dalam penilaian, serta perhatian terhadap mahasiswa. Karena nilai gabungan TKM sebagian besar dibentuk dari penilaian terhadap dosen, maka pembacaan yang adil atas mutu layanan program studi pada semester ini sebaiknya tidak hanya bertumpu pada nilai gabungan, melainkan juga memperhatikan capaian masing-masing objek secara terpisah.
VI. Simpulan dan Rekomendasi
1 6.1 Simpulan
Semester Ganjil 2025/2026 ditandai oleh pergeseran pola kepuasan mahasiswa. Layanan administrasi akademik mencapai capaian tertinggi sepanjang pengamatan dan memimpin di antara ketiga objek, sarana dan prasarana bergerak stabil dengan sedikit penguatan, sedangkan kinerja mengajar dosen mengalami penurunan yang terpusat pada dimensi keandalan, kepastian, dan kepedulian. Nilai gabungan TKM sebesar 82,42 menurun dibandingkan dengan dua semester sebelumnya, terutama karena aspek penyusunnya sebagian besar bersumber dari penilaian dosen yang sedang melemah.
2 6.2 Rekomendasi
-
Perlu dilakukan penelaahan lebih lanjut atas penurunan kepuasan terhadap kinerja dosen, dengan memusatkan perhatian pada konsistensi penyampaian materi sesuai rencana pembelajaran, kejelasan penilaian, serta perhatian kepada mahasiswa.
-
Keberhasilan layanan administrasi akademik yang telah memimpin perlu dipertahankan dan dijadikan pembelajaran mengenai pola perbaikan yang efektif.
-
Kualitas sarana dan prasarana yang stabil dapat ditingkatkan lebih lanjut sebagai sumber perbaikan mutu tambahan. Hasil pengukuran ini menjadi dasar bagi perencanaan perbaikan mutu pada semester berikutnya.